BerandaDepokLahan Pemkot Disulap Jadi Ruko dan Lapak Sapi, Uang...

Lahan Pemkot Disulap Jadi Ruko dan Lapak Sapi, Uang Sewa Diduga Dikelola Oknum

DEPOK, SUARABUANA.com  – Lahan milik pemerintah di kawasan Ciherang, Sukatani, Kecamatan Tapos, diduga dimanfaatkan menjadi area komersial berupa puluhan ruko dan lapak penjualan sapi. Di balik aktivitas tersebut, muncul sorotan tajam terkait dugaan pengelolaan sewa oleh oknum yang hingga kini tidak jelas alirannya.

Desakan agar Wali Kota Depok bertindak tegas pun semakin menguat. Hingga Selasa, 28 April 2026, puluhan ruko yang telah lama berdiri serta lapak sapi yang baru muncul masih terlihat beroperasi tanpa hambatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas berjalan normal. Ruko-ruko tampak aktif digunakan, sementara lapak sapi mulai ramai dengan aktivitas jual beli. Tidak terlihat adanya tanda-tanda penertiban di lapangan.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut kondisi ini sudah berlangsung lama tanpa penanganan yang jelas. Ia menegaskan, bangunan ruko telah berdiri bertahun-tahun, sementara lapak sapi baru muncul belakangan.

“Ruko sudah lama ada dan terus jalan. Lapak sapi memang baru, tapi sekarang ikut ramai. Tidak pernah ada tindakan,” ujarnya.

Warga menduga ada pihak tertentu yang mengelola lokasi tersebut, termasuk kemungkinan praktik penyewaan yang tidak transparan. Dugaan ini menguat karena aktivitas komersial terus berjalan tanpa kejelasan status maupun pengelola resmi.

“Kalau tidak ada yang kelola, tidak mungkin bisa seperti ini. Kami curiga ada oknum yang mengatur dan menarik sewa,” kata warga lainnya.

Pertanyaan paling tajam yang muncul di tengah masyarakat adalah soal aliran uang dari aktivitas tersebut. Jika benar terjadi praktik penyewaan, publik menuntut kejelasan ke mana uang itu mengalir.

“Kalau memang disewakan, uangnya ke mana? Ini harus dibuka secara terang,” ucap warga.

Hingga kini, belum ada kejelasan terkait status pengelolaan lokasi tersebut.

Warga mendesak Wali Kota Depok segera turun tangan, menertibkan, serta mengungkap dugaan pengelolaan oleh oknum agar tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat.

Saat dimintai tanggapan terkait aset pemkot yang dimanfaatkan untuk berbisnis, melalui Whats App Lurah Sukatani David Eko Purnomo mangatakan, “Saya sudah mengintruksikan ke Pa Rw untuk mengurus adminitrasi ke bagian aset Pemkot terkait perizinanya,” balas Lurah.(Fal)

suara buana
suara buanahttps://suarabuana.com/
https://suarabuana.com/