BOGOR, SUARABUANA.com Menindaklanjuti laporan mengenai adanya kebocoran dan kerusakan ringan pada sejumlah titik di Masjid Raya Nurul Wathon, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) bersama pihak Penyedia Jasa konstruksi mengonfirmasi bahwa langkah penanganan darurat dan perbaikan permanen telah mulai dilaksanakan sejak [MINGGU,03 MEI 2026].
Komitmen Pemeliharaan dan Kenyamanan Jamaah
Pihak DPKPP memastikan bahwa setiap fasilitas publik, khususnya rumah ibadah seperti Masjid Raya Nurul Wathon, menjadi prioritas utama dalam pengawasan. Tim teknis dari DPKPP telah diturunkan ke lokasi untuk melakukan inventarisasi kerusakan bersama tim pemeliharaan dari pihak penyedia.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para jamaah terkait adanya titik bocor di area masjid. Saat ini, tim gabungan sudah berada di lapangan untuk melakukan penguatan pada sistem drainase atap dan perbaikan plafon yang terdampak,” ujar [Nama Pejabat], perwakilan dari DPKPP.
Tanggung Jawab Pihak Penyedia
Selaku penanggung jawab pengerjaan, pihak Penyedia menegaskan bahwa kerusakan tersebut masih dalam lingkup tanggung jawab pemeliharaan. Pihak penyedia berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya tanpa mengganggu jadwal ibadah rutin di masjid.
“Kami segera melakukan penambalan pada lapisan kedap air (waterproofing) dan memperbaiki kebocoran kecil yang terjadi akibat cuaca ekstrem belakangan ini.
Personel tambahan dikerahkan agar pengerjaan tuntas dalam [Sebutkan Estimasi Hari, misal: 3 hari] ke depan,” ungkap perwakilan Pihak Penyedia.
Langkah Penanganan yang Diambil:
1. Identifikasi Sumber Kebocoran: Melakukan pengecekan menyeluruh pada atap, talang air, dan sambungan konstruksi.
2. Perbaikan Atap & Plafon: Penggantian material yang rusak dan penguatan lapisan pelindung air.
3. Evaluasi Drainase: Memastikan aliran air hujan lancar untuk mencegah genangan di area atap.
4. Pembersihan Area: Memastikan area ibadah tetap bersih dan suci selama proses perbaikan berlangsung.
DPKPP dan Pihak Penyedia berterima kasih atas laporan cepat dari masyarakat dan pengelola masjid. Koordinasi intensif akan terus dilakukan untuk memastikan Masjid Raya Nurul Wathon kembali dalam kondisi prima demi kekhusyukan ibadah seluruh umat.
Kontak Media:
PPK DPKPP dan HUMAS DPKPP. (Red/taofan)



