Bagaimana kabarmu sekarang,
KURSI yang pernah membanggakan?
Dulu saat kursimu terasa megah dan berwibawa, segala sesuatunya terasa “basah” serta berjalan begitu mulus. Gaya hidup dan pergaulanmu pun sangat selektif, memilih teman dan lingkungan hanya yang setara dengan level dan kedudukanmu semata.
Namun kini, saat kilau keemasan kursi itu telah pudar, bahkan masa kejayaannya telah sirna dan berlalu, kau masih menganggap singgasana tersebut tetap memberimu privilege dan segala keistimewaan yang dulu pernah kau bangga-banggakan.
Adakah kaca di rumahmu, Kawan…?
Mengapa engkau lupa menatap bayangan dirimu sendiri, bahkan saat hendak berdandan sekalipun?
Ingatlah, roda kehidupan ini tak pernah berhenti berputar. Ada masanya kita berada di puncak kejayaan, namun ada kalanya pula kita harus menyadari bahwa kehidupan pun memiliki titik terendahnya. Itulah hakikat hidup yang tak akan pernah berubah.
Dan satu hal: Jangan samakan aku dengan mereka yang telah meninggalkanmu, Kawan.
Aku tetaplah aku, si Bakul Kayu yang hingga kini masih menganggapmu sebagai Guru dan Seniorku. Aku akan tetap ada dan mendampingimu, dalam keadaan apa pun.
Salam Hormat,
Dari Bakul Kayu Pinggiran Jalan Sukahati
📌 ANDA BUTUH:
●》 Bantuan Hukum…?
●》 Mebel Ukiran Khas Jepara…?
●》 Atau Ingin Koleksi Mainan Jeep & Mobil-Mobil Jadul…?
Silakan Hubungi:
📞 0818.966.234
#KacangLupaKulitnya #RodaKehidupan #HidupJanganSombong #IngatAsalUsul #PrivilegeBukanMilikSelamanya #HidupHarusRendahHati #FaktaKehidupan #PesanUntukTeman #JanganMilihTeman #RefleksiDiri #PostPowerSyndrome #HormatKepadaSenior #KesetiaanPersahabatan



