BerandaDaerah Khusus JakartaKetua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi...

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

Jakarta, Suarabuana.com – Ketua BEM PTNU Se-Nusantara Muhammad Ikhsanurrizqi mengkritik pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang menyebut masyarakat desa tidak menggunakan dolar dalam aktivitas sehari-hari. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan realitas yang dirasakan rakyat kecil di lapangan.

Ia menilai, meskipun masyarakat desa tidak bertransaksi langsung menggunakan dolar, dampak melemahnya rupiah tetap dirasakan melalui kenaikan harga kebutuhan pokok, pupuk, BBM, hingga biaya distribusi barang yang terus meningkat.

“Rakyat kecil memang tidak memegang dolar, tetapi mereka merasakan langsung dampaknya ketika harga sembako naik dan biaya hidup semakin berat,” ujar Ikhsan dalam keterangan pers, Minggu (17/5).

Ketua BEM PTNU Se-Nusantara menegaskan bahwa pemerintah perlu lebih berhati-hati dalam menyampaikan narasi kepada publik, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sedang menjadi perhatian masyarakat. Ia mengingatkan bahwa pernyataan pejabat negara seharusnya mampu memberikan rasa tenang sekaligus solusi nyata, bukan menimbulkan kesan mengabaikan keresahan rakyat.

Menurutnya, masyarakat desa saat ini menghadapi tekanan ekonomi yang nyata. Mulai dari petani yang mengeluhkan mahalnya pupuk hingga pelaku UMKM yang terdampak naiknya harga bahan baku.

“Persoalan ekonomi tidak bisa dilihat hanya dari transaksi dolar semata. Ketika rupiah melemah, efeknya merambat ke berbagai sektor dan ujung-ujungnya rakyat kecil yang paling merasakan,” lanjutnya.

BEM PTNU Se-Nusantara juga mendorong pemerintah untuk fokus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat bawah melalui stabilisasi harga kebutuhan pokok, perlindungan sektor pertanian, dan penguatan ekonomi desa.

Ia menegaskan mahasiswa akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat dan tidak melupakan kondisi masyarakat kecil di tengah dinamika ekonomi nasional. (AGUNG)

suara buana
suara buanahttps://suarabuana.com/
https://suarabuana.com/
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments