JAKARTA, SUARABUANA.com Komitmen industri hilirisasi nikel dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan, kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. PT QMB New Energy Materials berhasil meraih penghargaan bergengsi TOP CSR Awards 2026 Corporate Level STAR 4 (Bintang 4) melalui program unggulannya bertajuk; ‘Desa Percontohan Bahodopi: Akselerasi Kualitas dan Akses Pendidikan Berkelanjutan’.
Penghargaan tersebut, menjadi penegasan bahwa keberadaan industri tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan produksi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
Pada ajang yang sama, Presiden Direktur PT QMB New Energy Materials, Peng Yaguang, turut menerima penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2026 atas kepemimpinannya dalam mendorong pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan.
Capaian ini mencerminkan implementasi visi global GEM, sebagai perusahaan yang berfokus pada pembangunan ekosistem energi baru yang hijau dan rendah karbon.
Ditingkat lokal, visi tersebut diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dirancang secara terukur dan berorientasi jangka panjang.
Berbeda dengan pendekatan bantuan sosial yang bersifat sesaat, program CSR PT QMB dikembangkan dengan konsep pemberdayaan masyarakat berbasis kebutuhan riil.
Salah satu fokus utama yang dijalankan perusahaan, adalah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di kawasan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang menjadi wilayah lingkar operasional perusahaan.
Supervisor ESG PT QMB New Energy Materials, La Ode Muhamad Syawaluddin, yang akrab disapa Odes, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan perusahaan dalam mengintegrasikan pertumbuhan bisnis dengan penciptaan nilai sosial bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi validasi atas dedikasi seluruh tim yang secara konsisten menyelaraskan pengembangan bisnis material energi baru dengan penciptaan shared value bagi masyarakat. Melalui program Desa Percontohan Bahodopi, kami meyakini bahwa investasi terbaik yang dapat diberikan perusahaan adalah investasi pada kualitas sumber daya manusia,” ujar Odes.
Ajang TOP CSR Awards sendiri, dikenal sebagai salah satu penghargaan CSR paling komprehensif di Indonesia. Penilaian dilakukan oleh dewan juri independen, yang menelaah keselarasan program CSR dengan strategi bisnis perusahaan, implementasi standar ISO 26000 Guidance on Social Responsibility, serta penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Predikat STAR 4 yang diraih PT QMB. Itu menunjukkan, bahwa sistem pengelolaan CSR perusahaan berada pada kategori ‘Sangat Baik’.
Penilaian tersebut diberikan, karena perusahaan dinilai mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara tepat, menghadirkan solusi yang berdampak luas, serta menjadikan aspek kesejahteraan sosial sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan.
Menurut Odes, penghargaan tersebut juga menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat setempat. Langkah ini dinilai penting, untuk memastikan manfaat hilirisasi industri dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kemitraan strategis dengan seluruh pemangku kepentingan agar kehadiran industri hilirisasi nikel modern benar-benar memberikan manfaat bagi terwujudnya Bahodopi yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan,” katanya.
Keberhasilan PT QMB New Energy Materials meraih penghargaan ini, sekaligus menjadi gambaran bahwa keberhasilan perusahaan modern tidak lagi semata-mata diukur dari capaian finansial. Lebih dari itu, kontribusi terhadap pembangunan manusia, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kini menjadi indikator penting dalam mengukur keberlanjutan sebuah perusahaan di masa depan. (PS/FC)
