BerandaJawa TimurPNIB Desak Kapolri Evaluasi Kapolres KP3 Tanjung Perak Dan Kapolda Jatim Terkait...

PNIB Desak Kapolri Evaluasi Kapolres KP3 Tanjung Perak Dan Kapolda Jatim Terkait Propaganda Residivis Kambuhan

SURABAYA, Suarabuana.com_Selasa 12 Mei 2026 (12/05/2026) Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) melalui Ketua Umunya AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) secara resmi mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mengevaluasi kinerja Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan jajaran Polda Jawa Timur. Desakan ini muncul menyusul keresahan publik atas aktivitas kegiatan Rizieq Shihab residivis kriminal kambuhan yang diduga dibiarkan bebas menyebarkan propaganda dan ujaran kebencian di Wilayah Perak Surabaya, yang sedianya akan dilakukan di Jl Teluk Kumai No 103 Perak Surabaya, 13 Mei.

Ancaman Keamanan Negara

Ketua Umum PNIB Gus Wal menyatakan bahwa pembiaran terhadap acara kegiatan Rizieq Shihab yang notabene residivis kriminal kambuhan tersebut berpotensi merusak stabilitas keamanan nasional. Menurutnya, narasi-narasi yang disampaikannya melalui ceramah maupun media sosial mulai mengarah pada ujaran kebencian yang mengancam kedaulatan negara.

“Kami melihat adanya pembiaran yang sistematis. Seorang Rizieq Shihab residivis kriminal kambuhan seharusnya berada dalam pengawasan ketat, bukan malah diberi ruang luas dan bebas untuk menyebarkan propaganda yang memecah belah bangsa,” ujar Gus Wal Ketum PNIB dalam keterangannya di Surabaya.

Poin-Poin Tuntutan PNIB

PNIB menggarisbawahi beberapa poin krusial menjadi landasan desakan evaluasi tersebut:

Pembiaran Propaganda: Adanya aktivitas ceramah yang diduga keras sangat bermuatan provokasi dan ujaran kebencian di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Status Residivis: Rizieq Shihab memiliki rekam jejak kriminal, bahkan pernah kabur ke luar negeri selama bertahun-tahun lamanya, namun tetap aktif melakukan manuver yang dinilai mengancam Kamtibmas.

Lemahnya Pengawasan: PNIB menilai Polres KP3 Tanjung Perak dan Polda Jatim kurang responsif dalam melakukan langkah preventif terhadap potensi gangguan keamanan tersebut.

“Jika Polri tidak segera mengambil tindakan tegas dan mengevaluasi pimpinan di wilayah tersebut, kami khawatir hal ini akan menjadi bola salju yang membahayakan integrasi nasional,” tambah Gus Wal.

Harapan Publik

Hingga berita ini diturunkan, PNIB berharap Mabes Polri segera turun tangan untuk melakukan audit internal terhadap kinerja jajaran kepolisian di Jawa Timur, khususnya di wilayah Polres KP3 Tanjung Perak. Penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu diharapkan menjadi kunci untuk menjaga kondusivitas menjelang agenda-agenda nasional di masa mendatang, dan kami sangat berharap agar acara kegiatan Rizieq Shihab bisa dibatalkan, ujar Gus Wal.

Indonesia Krisis Multi dimensi Darurat Korupsi, Intoleransi, Khilafah Radikalisme Anarkisme Terorisme, kami berharap tidak ada lagi kedepan pembiaran terhadap kegiatan para dai provokator yang sangat meresahkan masyarakat dan mengancam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, Jangan Pernah Berikan Ruang kepada para residivis kriminal berjubah ulama’ dan para Da’i provokator menyebarkan propagandanya, Serta jangan pernah berikan celah sekecil apapun untuk bangkitnya HTI PKI FPI Sampai Kiamat, Tutup Gus Wal. (AGUNG)

suara buana
suara buanahttps://suarabuana.com/
https://suarabuana.com/
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments