BerandaJawa TimurPNIB Respon Tegas Tantangan Konfrontasi Laskar FPI Di Surabaya, Jawa Timur Dan...

PNIB Respon Tegas Tantangan Konfrontasi Laskar FPI Di Surabaya, Jawa Timur Dan Indonesia Menolak Rizieq Shihab

Surabaya, Suarabuana.com_ Beredar video dengan menggunakan AI di medsos yang menantang ormas PNIB untuk berkonfrontasi secara langsung. Diunggah di akun Tiktok @sang.wali4 dalam video tersebut mengatasnamakan Laskar FPI menggunakan tehnologi AI untuk menyampaikan pernyataannya.

Penolakan massive kehadiran Rizieq Shihab di Pasuruan, Pamekasan dan Surabaya oleh ormas lintas Agama, Budaya, dan tradisi yang anti intoleransi, radikalisme, khilafah dan terorisme Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) melahirkan respon dari FPI. Meskipun menggunakan AI Ketua Umum PNIB AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) menganggap perlu memberikan jawaban.

“Laskar FPI sudah terlihat munafik menggunakan video AI untuk menantang PNIB. Mereka menguasai teknologi tetapi tidak punya nyali untuk menyampaikan langsung. PNIB tidak akan mundur selangkahpun, apalagi hanya digertak menggunakan provokasi medsos” tegas Gus Wal.

PNIB menjadi satu-satunya ormas yang konsisten menolak kehadiran Rizieq Shihab dan Laskar FPI yang dianggap berideologi khilafah radikalisme terorisme. Tidak hanya di Surabaya, dimanapun jadwal kehadiran Rizieq selalu ditolak PNIB dengan alasan berpotensi memecah belah umat Islam dan rakyat Indonesia

“Kami menolak provokasi panggung Rizieq dimanapun. Ini demi menghindari perpecahan bangsa, kebhinekaan dan pancasila dari agitasi khilafah radikalisme terorisme yang dibungkus dakwah. Rizieq residivis pemecah belah umat islam dan rakyat Indonesia tidak pernah jera melakukan provokasi. Dan PNIB juga tidak pernah kapok melakukan penolakan apapun resikonya” imbuh Gus Wal.

Imam Besar FPI dijadwalkan bersafari dakwah di daerah Jawa Timur dari Pasuruan, Pamekasan, Surabaya dan kota lainnya. PNIB meresponnya sebagai kebangkitan gerakan kelompok Khilafah yang masih ada meskipun sudah dilarang.

“Jaga bangsa, jaga kampung, jaga tetangga dari provokasi ideologi asing yang sudah jelas dilarang oleh negara. Tidak ada tempat nyaman bagi kaum sarabpatigenah di Nusantara ini. Mereka masih ada di sekitar kita dan kewaspadaan serta penolakan kita jangan sampai kendor” Kami berharap Polri bisa membatalkan izin bagi kegiatan Rizieq Shihab dan da’i provokator lainya dimanapun dan kami berharap Kapolri mengevaluasi total Kapolres KP3 Tanjung Perak dan Kapolda Jatim, pungkas Gus Wal. (AGUNG)

suara buana
suara buanahttps://suarabuana.com/
https://suarabuana.com/
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments