BerandaDaerah Khusus JakartaKM Sabuk Nusantara 106 Disatroni Petugas, 620 Liter Miras Tradisional Gagal Beredar

KM Sabuk Nusantara 106 Disatroni Petugas, 620 Liter Miras Tradisional Gagal Beredar

JAKARTA, SUARABUANA.com Personel Pengamanan Pelni Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Banda Kodaeral IX, bersama aparat gabungan berhasil menggagalkan upaya peredaran ratusan liter minuman keras (miras) tradisional jenis sopi.

Barang haram tersebut ditemukan, saat petugas melakukan pemeriksaan di KM Sabuk Nusantara 106 yang sedang bersandar di Pelabuhan Umum Banda Naira, Senin (11/5).

Aksi pengamanan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin, terhadap barang bawaan penumpang guna meminimalisir penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan miras jenis sopi yang dikemas rapi dalam 124 plastik berukuran lima liter. Total muatan yang diamankan diperkirakan mencapai 620 liter.

Berdasarkan estimasi petugas, nilai ekonomi dari barang bukti miras tersebut mencapai kurang lebih Rp24.800.000,00.

Demi menjamin ketertiban umum dan mencegah penyalahgunaan, seluruh barang bukti langsung dimusnahkan di lokasi kejadian.

Proses pemusnahan disaksikan langsung oleh unsur Forkopincam Banda Naira, serta tim gabungan dari TNI Angkatan Laut dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Keberhasilan operasi tersebut, mempertegas komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kondusivitas wilayah pelabuhan dari praktik ilegal yang meresahkan masyarakat.

Langkah tegas itu juga merupakan implementasi, dari instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menginstruksikan agar seluruh prajurit TNI AL terus memperkuat sinergitas dengan instansi terkait. Serta selalu menunjukkan respons cepat, terhadap segala bentuk potensi pelanggaran hukum di wilayah tugas masing-masing. (PS/FC)

suara buana
suara buanahttps://suarabuana.com/
https://suarabuana.com/
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments