BerandaDaerahDugaan Ada Keterlibatan Oknum Aparat Dalam Penolakan Gereja Di...

Dugaan Ada Keterlibatan Oknum Aparat Dalam Penolakan Gereja Di Lampung, PNIB Turunkan Tim Investigasi

Bandar Lampung, Suarabuana.com_ Organisasi kemasyarakatan Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) mengecam keras dugaan aksi intoleransi terkait penolakan pembangunan Gereja (GPI) di Jalan Turi Raya, Tanjung Senang, Bandar Lampung.

‎‎PNIB mensinyalir adanya keterlibatan oknum aparat dan pembiaran oleh otoritas setempat dalam kasus ini.

‎‎Ketua Umum PNIB, AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) beserta tim menyatakan pihaknya telah terjun langsung menemui panitia pembangunan gereja.

‎‎Berdasarkan investigasi awal, ditemukan surat penolakan tertanggal 3 November 2025 yang baru diserahkan kepada pihak gereja pada 27 Maret 2026.

‎‎”Kami menemukan fakta dugaan keterlibatan oknum polisi aktif berinisial AA dalam surat penolakan yang ditandatangani 91 warga tersebut.

‎Selain itu, tanda tangan warga diduga hanya ditulis oleh beberapa orang saja,” kata Gus Wal, dalam keterangan tertulisnya Senin (27/4/2026).

‎‎PNIB menyayangkan kasus intoleransi kembali berulang di Bandar Lampung.

‎Gus Wal mendesak adanya sanksi berat jika terbukti ada keterlibatan oknum aparat hukum maupun pemerintah dalam menghambat pendirian rumah ibadah.

‎‎Hingga saat ini, PNIB menyebut belum ada klarifikasi resmi maupun tindakan tegas dari pihak Polda Lampung terkait keterlibatan oknum anggotanya.

‎PNIB menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama di hadapan undang-undang untuk menjalankan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing.

‎‎ “Tidak ada alasan bagi masyarakat maupun aparatur untuk menolak pendirian rumah ibadah selama panitia sudah memenuhi syarat dalam Peraturan Bersama (PB) 2 Menteri.

‎‎Kami minta kasus ini diusut tuntas demi menjaga kerukunan di Lampung,” pungkasnya. (AGUNG)

suara buana
suara buanahttps://suarabuana.com/
https://suarabuana.com/