Depok, SUARABUANA.com Salah satu proyek pekerjaan turap Bidang Pemakaman Dinas Rumkim yang berada di TPU Kalimulya 1 disinyalir tidak sesuai spesifikasi teknis. Pasalnya, turap yang dikerjakan sekitar bulan Agustus 2025 itu, belum genap setahun malah roboh.
Warga Kecewa Proyek Baru Dikerjakan
“Turap itu baru dikerjakan 7 bulanan, sekitar Bulan Agustus tahun lalu. Ini turap punya Rumkim bukan PU,” ujar salah satu warga Perumahan Puri Insani 2 yang tidak mau menyebutkan namanya, saat wartawan meninjau turap tersebut, Jumat (3/4/2026).
Ia mengutarakan, pernah menyampaikan kepada Konsultan agar tebing makam TPU Kalimulya 1 itu dibuat Bronjong saja, jangan turap.
“Saya pernah bilang ke kosultan pas lagi dikerjakan, jangan bangun turap tapi Bronjong. Kalau turap, nanti percuma bakal roboh,” tukasnya.
Ia lantas merasa heran, seharusnya konsultan tahu persis teknis pembangunan turap. Ia melihat, turap baru berada dibelakang turap lama. Sehingga menurut penilaiannya, turap lama tidak kuat menahan beban, yang pada akhirnya turap baru tersebut roboh.
“Konsultan kan seharusnya tahu teknis ya, saya lihat kenapa turap lama tidak dibongkar dulu. Malah yang ada, dia bangun turap baru dengan galian dibelakang turap lama, jadi robohkan semua kan,” ulasnya.
Menurut keterangan seorang keamanan Perumahan Puri Insani 2, peristiwa robohnya turap tersebut terjadi sejak 6 hari lalu. Namun hingga kini, belum ada tindakan perbaikan.
Hingga saat ini, Kepala Bidang Pemakan Umum Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok M. Iksan tidak dapat dihubungi.
Potensi Kerugian Negara Mencuat
Dengan robohnya turap tersebut, maka pihak Disrumkim Depok, Kontraktor Pelaksana beserta Konsultan Pengawas berpotensi merugikan keuangan negara. (Ndi)



