BerandaDepokRevitalisasi Pasar Cisalak Ratusan Milyar Hasilnya Tetap Amburadul

Revitalisasi Pasar Cisalak Ratusan Milyar Hasilnya Tetap Amburadul

Depok, SUARABUANA.com – Proyek revitalisasi Pasar Cisalak kecamatan Cimanggis yang menelan biaya ratusan milyar dianggap tidak berhasil dan pasar masih amburadul. Pada tahun 2012 dianggarkan 2,9 milyar, lalu dianggarkan lagi sebanyak 81,51 milyar, kemudian pada tahun 2015 pemerintah juga mengganggarkan 114 milyar dan ditargetkan rampung pada 2016.

Namun hingga kini, setelah bangunannya rampung, Pasar Cisalak yang berlokasi di kelurahan Cisalak Pasar Kecamatan Cimanggis Depok belum tertata rapi, sehingga separuh kios yang tersedia dipasar bertingkat ini masih kosong melompong alias tidak ditempati pedagang.

Hal ini disebabkan pedagang yang berada diluar pasar, yakni di jalan Koja dan jalan pintu masuk pasar masih “aman tentram” berjualan, karena tidak mau masuk ke kios yang tersedia.

Ini tentu menambah semrawut jalan Koja dan jalan masuk pasar, terjadi penyempitan yang signifikan.
“Akibatnya tentu mengganggu kelancaran lalulintas masyarakat, dan tentu juga Pendapatan Asli Daerah(PAD) Tidak maksimal, karena kosongnya kios yang ada didalam pasar cisalak ini”,ujar seorang warga Yustinus Ginting.

“Padahal waktu pak Candra Rahmansyah Wakil walikota Depok melakukan sidak beberapa waktu yang lalu, beliau berjanji akan segera menata pasar cisalak agar lebih rapi, dan memasukkan pedagang kaki lima yang ada di luar pasar agar bisa berdagang di dalam”, ujar pria yang akrab di panggil Bang Tinus ini.

Pria asal Tanah Karo yang sudah puluhan tahun menetap di kelurahan Cisalak Pasar ini berharap agar Pemkot Depok segera merealisasikan ucapan wakil walikota, demi tertatanya Pasar dengan baik.
“Pengelolaan sampah dan parkir juga harus dievaluasi agar PAD yang masuk ke kas Daerah lebih bisa di maksimalkan”. Tambahnya.

Sementara itu, seorang pedagang yang berjualan sayur mayur di jalan Koja mengungkapkan bahwa dirinya bukan tidak mau masuk ke kios yang ada dipasar, tetapi jika dipaksakan masuk kios pembeli malah enggan masuk kesana.
“Bagaimana pak, kami juga gak mau rugi, kalo masuk kedalam pembeli kita pada kabur, gak mau masuk, otomatis pendapatan kita jadi berkurang jauh, jangan kan untung, pulang modal aja susah”, ujar pedagang yang tidak mau disebut namanya ini.

Tentu dengan problematika yang ada di Pasar Cisalak, harus ada win-win Solution.
Harus ada jalan keluar yang saling menguntungkan semua pihak.
Jangan sampai anggaran ratusan milyar menjadi sia-sia.(pd)

suara buana
suara buanahttps://suarabuana.com/
https://suarabuana.com/