Depok, SUARABUANA.com Lurah Cilangkap, Kecamatan Tapos, Galih Catur Prasetya, meninjau pembangunan turap di Kampung Nyencle RW 01, usai menerima laporan dari Ketua RW terkait sisa pekerjaan di lokasi terdampak longsor.
Galih menyampaikan, secara kontrak pembangunan turap telah diselesaikan oleh pihak pelaksana. Namun kondisi medan yang curam menyisakan akses jalan warga yang belum sepenuhnya teruruk.
“Turapnya sudah selesai sesuai kontrak. Tapi masih ada bagian jalan yang ambles dan belum tertangani,” kata Galih saat ditemui di lokasi, Selasa (6/1/2026).
Ia menambahkan, hasil koordinasi antara kelurahan, Dinas PUPR, Ketua RW, dan kontraktor menghasilkan kesepakatan awal. Pihak kontraktor, lanjut Galih, bersedia membantu menguruk sisa jalan meski berada di luar kewajiban kontrak.
Galih menjelaskan, akses jalan yang terdampak memiliki panjang sekitar 40 meter dengan lebar kurang lebih 2 meter. Menurutnya, amblesnya jalan dipicu struktur urukan lama yang menggunakan bambu dan material non-tanah yang kini telah lapuk.
Lebih lanjut, Lurah Cilangkap menuturkan, untuk menuntaskan perbaikan, dibutuhkan sekitar 20 truk tanah urugan. Proses lanjutan diharapkan berjalan melalui partisipasi swadaya warga.
“Warga siap gotong royong. Mudah-mudahan ini bisa segera diselesaikan bersama,” ungkap Galih.
Menutup pernyataannya, Galih bilang, sisa tanah di bawah turap juga akan dimanfaatkan untuk menutup bagian jalan yang masih terbuka apabila urukan tambahan belum mencukupi.(Taofan)



