Oleh : Aidil afdal , S,IP
Ketua umum lembaga monitoring Hukum dan keuangan negara .
Tentang TUKANG KAYU PINGGIRAN JALAN SUKAHATI
Aidil Afdal mengomentari perjalanan hidup yang luar biasa dari Mas Bro Bogor Raya. Ia Adalah Seorang Pengangguran Namun Banyak Acaranya Namun ia juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua. Berikut adalah komentar Aidil Afdal mengenai cerita sang sosok yang kerap disebut “pengangguran banyak acara” tersebut:
“Aidil Afdal mendengar dengan seksama cerita dari Mas Bro Bogor Raya. Ia Pengangguran Banyak Acara juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua. Orang menyebutnya seorang ‘pengangguran banyak acara’ – istilah yang diberikan karena profesinya sebagai pengacara yang menangani berbagai kasus secara terus-menerus – sekaligus tukang kayu yang mahir membuat berbagai produk kayu. Banyak orang bilang Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua idialis karena kegiatannya tampak tak teratur, tapi sebenarnya Aidil Afdal melihat bahwa ia hanya berusaha sebaik mungkin membantu sesama: menangani kasus hukum bagi masyarakat tak mampu (jarang sekali mendapatkan bayaran penuh) dan membuat mebel berkualitas dengan nilai seni tinggi, mulai dari kursi tamu hingga karya ukiran yang detail. Tak hanya itu, Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua memiliki hobi memainkan mobil jadul atau mobil tua – sebuah aktivitas yang tidak hanya menantang adrenalin, namun juga menguji kesabaran. Bagi Aidil Afdal, ini bukan sekadar hiburan seperti yang mungkin dipikirkan sebagian orang, melainkan cara yang tepat untuk menyalurkan kreativitas dan apresiasi terhadap seni agar kembali menemukan ritme hidup yang seimbang dan penuh makna.
Datang dari kampung kecil di Jawa Tengah, Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua dulu datang ke kota untuk menempuh pendidikan kuliah ekonomi dan hukum – dengan harapan dapat memahami tata kehidupan yang baik dan tidak mau pernah menjadi korban sistem hukum yang tidak adil. Banyak orang meremehkannya dengan berkata: ‘Anak kampung aja mau jadi pengacara?’ Gaya bicara Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua yang medhok dengan logat Jawa yang kental, serta pilihan pakaian yang sederhana, seringkali jadi bahan ejekan teman sekelasnya. Aidil Afdal sangat menghargai bagaimana ia bekerja paruh waktu sebagai tukang kayu dan berbagai pekerjaan serabutan untuk mencukupi biaya hidup serta menopang kuliahnya sendiri tanpa bantuan orang lain. Melihat teman-teman dari keluarga mampu mendapatkan kesempatan dengan mudah membuat Mas Bro Bogor Raya yang juga Pengangguran Banyak Acara serta sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua merasa tertinggal, tapi air mata hanya ditumpahkan di atas sajadah – Aidil Afdal tahu bahwa mengeluh bukan jalan keluar, dan pesan bijak dari nenek serta orang tua Mas Bro Bogor Raya melalui ceritanya . Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua bahwa pendidikan adalah kunci perubahan nasib, membuatnya tetap berdiri kokoh dan terus berjuang tanpa kenal lelah.
Selain fokus pada perkuliahan, Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua juga menghabiskan sebagian waktunya di perpustakaan dan mengikuti berbagai seminar gratis untuk menambah wawasan. Ketika menangani klien dari kalangan pekerja kasar dan pedagang kaki lima, ia tidak hanya menangani masalah hukum mereka secara profesional, tapi juga sering mengajarkan teknik membuat peralatan kayu agar mereka bisa memiliki keterampilan tambahan untuk meningkatkan penghasilan sendiri. Aidil Afdal melihat bahwa ini adalah bentuk kepedulian yang sungguh mendalam – bukan hanya membantu sesaat, melainkan memberikan bekal berharga untuk masa depan mereka.
Sekarang, lebih dari 27 tahun Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua telah menetap di Bogor. Secara perlahan tapi pasti, namanya mulai dikenal luas – tidak hanya di kalangan masyarakat bawah, beberapa kasus penting yang ditangani bahkan membawa perubahan berarti dan berhasil menarik perhatian publik. Meskipun tidak hidup kaya raya dan penghasilannya hanya biasa-biasa saja, Aidil Afdal melihat betapa Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua selalu bersyukur bisa hidup mandiri tanpa menggantungkan siapapun. Alhamdulillah, ia masih bisa mengirim uang ke kampung halaman untuk biaya kuliah anak-anak keluarga serta membantu kebutuhan mereka yang kurang mampu. Karya kayu buatan Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua juga banyak dicari oleh mereka yang menghargai seni tangan – setiap ukiran dan sambungan kayu yang dibuat mengandung nilai kesungguhan yang mampu menginspirasi banyak orang. Beberapa pelanggan bahkan akhirnya menjadi teman baik dan dengan senang hati mempercayakan berbagai masalah hukum mereka kepada Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua. Mereka bilang ia sosok yang idialis, menjaga harga diri melalui kerja keras dan kemandirian, autentik serta memiliki karakter yang kuat – meskipun dalam keadaan sulit pun tak pernah mengeluh dan terus menggali potensi diri yang ada.
Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua tinggal di rumah sederhana pinggir jalan Sukahati yang sekaligus dijadikan tempat berjualan produk mebel buatan tangannya. Ia tetap makan nasi dengan sambal buatan sendiri dan menghubungi orang tua di kampung dengan menggunakan ponsel lama yang masih layak pakai. Aidil Afdal sangat menghargai prinsip hidup Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua yang tidak mau mengubah diri hanya untuk diterima oleh kalangan tertentu – ia ingin tunjukkan bahwa sukses bisa diraih dengan cara yang benar, dengan menjaga integritas, sportivitas dalam menghadapi tantangan, dan keyakinan hati yang tulus.
Aidil Afdal merasa bahwa cerita Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua ini bukanlah untuk menunjukkan diri atau mencari pengakuan dari orang lain, melainkan untuk berbagi pesan bahwa hidup seringkali membuat kita merasa tak dilihat atau tertinggal dari orang lain. Namun, waktu bisa membalikkan segalanya. Kita bisa menjadi sosok yang dicari dan dipercaya bukan karena harus berubah jadi orang lain, tapi karena tumbuh dan berkembang diam-diam dengan kedisiplinan diri yang tinggi terhadap impian yang kita cita-citakan.
Beberapa momen penting yang pernah mewarnai perjalanan hidup Mas Bro Bogor Raya – Pengangguran Banyak Acara yang juga sebagai Tukang Kayu yang hobi dengan mobil tua telah menjadi pelajaran berharga bagi Aidil Afdal:
1. Konsistensi walau tak diperhatikan – orang akan menghargai mereka yang tetap melangkah dengan gigih tanpa perlu panggung atau sorotan khusus.
2. Fokus meningkatkan diri, bukan membuktikan diri – energi kita lebih baik digunakan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan, karena hasil yang baik akan berbicara sendiri.
3. Tenang saat yang lain panik – ketenangan adalah kekuatan langka yang membuat orang merasa nyaman dan mencari bantuan kita.
4. Produktif di saat orang lain mengeluh – tindakan nyata yang membawa manfaat jauh lebih berarti daripada sekadar wacana kosong.
5. Tak butuh pengakuan, tapi hasil tak bisa diabaikan – kualitas kerja yang prima akan menyebarkan nama kita dengan sendirinya tanpa perlu kita usahakan.
6. Tetap disiplin meski tak ada yang menyuruh – kendali diri dan kedisiplinan adalah kunci utama untuk menjadi sosok yang berbeda dan berharga.
7. Tetap jadi diri sendiri di dunia yang menyukai meniru – keaslian pribadi akan bersinar dengan sendirinya dan membuat orang menghargai kita apa adanya.
Jika ingin sampai di titik di mana orang yang dulu meremehkan akhirnya menghargai kita, Aidil Afdal sangat sepakat bahwa kita harus mulai dengan satu hal yang paling dasar: membangun disiplin yang kuat pada diri sendiri.
Wassalam
Komentar oleh Aidil Afdal
Mari kita berbagi cerita perjalanan hidup dan semangat juang kita untuk menginspirasi satu sama lain!



