CIBINONG, SUARABUANA.com – Beredarnya video di media sosial yang menuding mahalnya tarif parkir di RSUD Cibinong akhirnya mendapat klarifikasi dari pihak petugas parkir di lapangan. Angga, petugas parkir Baraya yang saat itu berjaga, menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Menurut Angga, saat kejadian dirinya memang sedang menggantikan rekan kerjanya yang tengah beristirahat, sehingga belum sepenuhnya memahami mekanisme operasional parkir secara detail. Namun demikian, ia memastikan bahwa nominal tarif yang muncul bukan hasil penetapan sepihak.
“Saya perlu luruskan, nominal itu muncul saat saya scan karcis parkir, bukan saya yang menentukan atau ‘nembak harga’,” jelas Angga saat memberikan keterangan.
Ia juga menambahkan bahwa sistem parkir di RSUD Cibinong telah menggunakan mekanisme yang terintegrasi, sehingga tarif secara otomatis tercatat berdasarkan durasi kendaraan berada di area parkir.
Terkait video yang viral, Angga mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pengecekan melalui rekaman CCTV, ditemukan adanya kejanggalan.
“Yang merekam sambil mengatakan mahal itu, setelah dicek di CCTV, ternyata bukan hanya sekali masuk. Dia keluar masuk berulang kali. Motifnya kita tidak tahu, tapi ini perlu diluruskan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Angga menegaskan bahwa informasi tarif parkir sebenarnya telah terpampang jelas pada papan informasi yang tersedia di area RSUD Cibinong. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memperhatikan ketentuan yang berlaku sebelum menggunakan fasilitas parkir.
Ia juga menyarankan agar pengguna jasa parkir memanfaatkan metode pembayaran non-tunai guna memastikan transparansi dan keamanan transaksi.
“Tarif sudah jelas, ada di papan informasi. Kalau mau lebih aman dan transparan, bisa gunakan pembayaran non tunai,” tambahnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta tetap bijak dalam menyikapi konten yang beredar di media sosial. (Topan)



