DEPOK, SUARABUANA.com – Dengan mengambil Tema “Kerukunan Antar Umat Beragama, Kebangsaan, dan Kepemimpinan”, Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Depok menyelenggarakan perayaan Natal 2025 dan menyambut tahun baru 2026 di komplek BBD jalan radar AURI Mekarsari Cimanggis, sabtu (3/1/26).
Perayaan natal ini juga menjadi ajang konsolidasi dan silaturahmi. Hadir diperayaan natal tersebut Pasiter Kodim 0508/DOK Mayor Arh Niko Kantohe, Danramil 06/Cimanggis Tapos Mayor Inf Dasim , Perwakilan Polsek Cimanggis, Aiptu Iza, Pendeta Binsar Martin Sinaga, Ketua Umum HIPAKAD Hariara Tambunan bersama pengurus DPP, Ketua DPC Kota Depok Atikah Ekawati beserta pengurus dan anggota.
Pesan Pendeta Binsar Martin Sinaga F. MTh. “Kasih adalah esensi Natal membawa pesan harapan bagi dunia yang sering menghadapi kegelapan dan konflik, serta menjadi ajakan bagi setiap individu untuk menghadirkan damai bagi sesama dan lingkungan. Dunia ini sedang diterangi oleh Tuhan Yesus, jangan biarkan kegelapan menguasai. Esensi Natal juga diwujudkan melalui semangat berbagi kasih sayang dengan sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan,” ucap pendeta.
Dalam sambutannya Ketua umum Hariara Tambunan mengatakan, “Kerukunan antar umat beragama adalah fondasi bangsa, keberagaman agama merupakan kenyataan sejarah bangsa Indonesia yang harus dijaga dengan sikap saling menghormati dan toleransi.
Persatuan nasional di atas perbedaan
Perbedaan suku, agama, dan pandangan tidak boleh dijadikan alat untuk memecah belah bangsa, karena persatuan adalah kekuatan utama Indonesia.
Waspada terhadap upaya adu domba, masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja dimainkan untuk menciptakan konflik horizontal.
Peran organisasi dalam menjaga keutuhan NKRI
HIPAKAD sebagai organisasi memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.
Kepemimpinan yang mengayomi dan merangkul
Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu merangkul semua golongan tanpa membedakan latar belakang agama maupun kelompok.
Semangat Natal sebagai refleksi kebangsaan
Nilai Natal dimaknai sebagai momentum memperkuat kasih, perdamaian, dan pengabdian bagi bangsa dan negara,” pungkas Ketua Umum Hariara.(Gung)



