BOGOR, SUARABUANA.com – Di tengah badai Agresi Militer Belanda II tahun 1948, ketika peluru bersahutan dan bahaya mengancam di mana-mana, seorang prajurit Tentara Keamanan Rakyat (TKR) asal Rumpin, Prada Samlawi, menulis sejarah keberanian dan ketakwaan yang abadi.
Lahir tahun 1913 di Kampung Sentuk, Desa Rumpin, Kabupaten Bogor, beliau gugur di usia 35 tahun dengan kehormatan tertinggi: GUGUR USAI MENYELESAIKAN SUJUD SHALAT DZUHUR.
Saat itu, dalam medan perang yang tidak menentu, Prada Samlawi tidak memilih lari atau bersembunyi. Ketika waktu shalat tiba, beliau berhenti sejenak, mencari tempat yang layak, dan menunaikan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan khusyuk dan tenang hingga selesai sepenuhnya.
Sayang, ketulusan hatinya diketahui oleh mata-mata pasukan NICA. Segera setelah selesai beribadah, beliau ditangkap dan mengalami nasib yang sangat kejam:
✅ Tubuh diikat kuat
✅ Diseret sejauh berkilo- kilo melintasi jalanan tanah merah Cigudeg
✅ Dibakar hidup-hidup
✅ Akhirnya dihujani peluru hingga menghembuskan napas terakhirnya
Tujuan jahat penjajah sederhana: ” MENAKUT-NAKUTI RAKYAT DAN MEMATIKAN SEMANGAT PERJUANGAN “.
Namun mereka salah besar ! Rencana itu gagal total. Kematian mulia Prada Samlawi justru membakar semangat seluruh rakyat Bogor semakin berkobar, membuktikan bahwa : ” IMAN TIDAK AKAN PERNAH BISA DIBUNUH, MESKIPUN TUBUH DIBAKAR HABIS “.
Hingga hari ini, nama beliau tidak dilupakan. Jalan utama yang menghubungkan pusat Desa Rumpin resmi bernama JALAN PRADA SAMLAWI, sebagai bukti nyata penghormatan dan agar generasi mendatang tidak pernah lupa siapa pahlawan yang mengorbankan segalanya demi kemerdekaan ini.
🔥 HASHTAG RESMI
#PradaSamlawi #GugurUsaiSujud #PahlawanRumpin #SejarahBogor #BogorMengenangPahlawan #ImanDiTengahPerang #KemerdekaanIndonesia #JanganLupakanPahlawan #PahlawanLokalIndonesia
🕯️ PESAN UNTUK SEMUA UMAT & RAKYAT INDONESIA:
“Penjajah bisa menghancurkan tubuhnya, tapi tidak akan pernah mampu membakar semangat dan cita-cita kemerdekaan yang tertanam di hati kita semua. Prada Samlawi adalah bukti nyata: TAQWA ITU KEKUATAN SEBENARNYA, dan KEMERDEKAAN ADALAH HADIAH BAGI MEREKA YANG BERANI BERKORBAN.”
🤲 AL-FATIHAH UNTUK PAHLAWAN KITA PRADA SAMLAWI. TERIMA KASIH ATAS SEGALANYA, HIDUP KENANGANMU SELALU DI HATI KAMI.
Salam Hormat & Kebanggaan,
KETUA KANTOR HUKUM ABRI
📞 CP : 0818.966 234
●》 Semoga kisah beliau semakin dikenal dan dihargai oleh seluruh bangsa Indonesia 🇮🇩✨
