Kabupaten Bogor, SUARABUANA.com – Massa dari Rumpin, Cigudeg, dan Parungpanjang mendatangi kantor Bupati Bogor pada Senin (4/5/2026). Mereka menagih janji operasional tambang di wilayah Bogor bagian barat.
Tiga tuntutan yang disampaikannya:
1. Kami ingin menyampaikan kondisi sudah krisis, kami minta tambang yang legal dibuka kembali.
2. Jangan omon-omon, segera realisasikan jalur tambang.
3. Ini janji seorang pemimpin, janji adalah hutang. Pak KDM (Kang Dedi Mulyadi) bukan kami yang minta, Pak KDM yang bilang akan memberikan kompensasi untuk warga terdampak.
Tidak lama Massa menyampaikan aspirasinya. Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Ade Ruhandi dan juga Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara kompak menemui para pendemo.
Di hadapan para pendemo, Rudy Susmanto dengan lantang menyatakan keberpihakannya terhadap massa aksi agar tambang dibuka kembali oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Rudy Susmanto bahkan mengaku akan membuka hari ini juga seandainya kewenangan membuka pertambangan ada pada dirinya.
Namun, kebijakan pertambangan ada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Rudy Susmanto tidak bisa berbuat banyak selain ikut menyuarakan bersama para pendemo agar tambang dapat dibuka kembali.
Rudi menyiapkan solusi konkret berupa jalur khusus tambang. Langkah ini diambil agar pembangunan tetap berjalan, lingkungan tetap terjaga, dan masyarakat tidak terdampak aktivitas tambang di jalan umum.
Ditempat terpisah, Aidil Afdal Ketua umum Lembaga Monitoring Hukum dan Keuangan Negara (LMHKN), mengapresiasi langkah yang diambil Bupati Bogor Rudi Susmanto. Dikatakan Aidil, “Pak Bupati tidak omon omon, tetapi sudah diwujudkan dalam langkah-langkah nyata untuk mendukung kelancaran aktivitas tambang yang legal. Salah satu upaya utama adalah rencana pembangunan jalan khusus tambang sepanjang sekitar 12 kilometer yang menghubungkan Cigudeg hingga Rumpin,” ujarnya.
“Proyek strategis ini dianggarkan sekitar Rp100 miliar melalui APBD Tahun 2026, dengan fokus pada pembebasan lahan, persiapan trase, dan land clearing, yang direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2027, untuk itu kepada masyarakat Bogor wilayah barat dan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, mari kita doakan Pak Rudy selalu diberikan kesehatan yang saat ini sedang diberikan amanah untuk memimpin Kabupaten Bogor untuk lebih baik lagi,” pungkas Aidil.(PB)
