BerandaDaerahBerita Duka  Sofyan "Piyan", Seniman Muda Sanggar Seni Budaya...

Berita Duka  Sofyan “Piyan”, Seniman Muda Sanggar Seni Budaya Jawa di Tembung

TEMBUNG, PERCUT SEI TUAN — Suasana duka menyelimuti komunitas seni budaya Jawa di pelosok Sumatera Utara, tepatnya di kawasan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Selasa, 21 April 2026. Kepergian sosok muda yang akrab disapa Sofyan atau Piyan meninggalkan duka mendalam di hati para sahabat dan rekan sesanggar yang telah lama mengenalnya.

Piyan, demikian ia kerap dipanggil, dikenal sebagai pribadi yang hangat, penuh semangat, dan selalu mampu menghadirkan tawa di tengah kebersamaan. Tingkah lucunya yang khas menjadi warna tersendiri dalam setiap pertemuan dan kegiatan sanggar, menjadikannya sosok yang tak mudah terlupakan oleh siapa pun yang pernah mengenalnya.

Kabar berpulangnya seniman muda ini sontak menggerakkan hati para sahabat dari berbagai sanggar seni untuk hadir memberikan penghormatan terakhir. Suasana perkumpulan tampak kompak dan penuh keakraban — persis seperti hari-hari biasa ketika mereka bersama — namun kini diiringi rasa kehilangan yang tak terucap.

Piyan bukan sekadar anggota sanggar biasa. Ia adalah jembatan kebersamaan, sosok yang menjaga semangat pelestarian seni budaya Jawa tetap hidup di tanah Sumatera Utara. Kepergiannya meninggalkan ruang kosong yang tak mudah terisi, namun kenangan tentang keceriaan dan dedikasinya akan terus hidup di hati komunitas seni yang ia cintai.
“Kamu pergi terlalu cepat, Piyan. Tapi tawa dan semangatmu akan selalu ada di antara kami.” Ungkapan para sahabat sanggar.

Segenap komunitas seni budaya Jawa di Tembung dan sekitarnya menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini.
Selamat jalan, Piyan. Senimu, tawamu, dan kehadiranmu tak akan pernah terlupakan. (AHP)

suara buana
suara buanahttps://suarabuana.com/
https://suarabuana.com/