“Dari Sasis Hingga Jadi”
Konsep: Gagah, Macho, Tinggi namun Stabil & Nyaman
Disusun Oleh:
KETUA CIA GARAGE
H. Nur Kholis
CP: 0818.966.234
⚠️ CATATAN KHUSUS:
TUJUAN KITA ADALAH MEMBUAT MOBIL TAMPIL TINGGI, GAGAH DAN MACHO, NAMUN TETAP NYAMAN DAN STABIL SAAT DIBAWANYA.
Jangan sampai mobil terlihat tinggi tapi oleng atau tidak enak dikendarai. Kunci ada pada Geometri Sasis, Sudut Suspensi, dan Center of Gravity (Titik Berat) yang pas.
1. PENYAMBUNGAN & PENGUATAN SASIS
(Ngelas Plat Strip & Stabilizer Sasis)
A. Pelat Strip pada Sasis
– Fungsi: Menambah kekuatan pada sambungan sasis agar tidak patah dan menahan puntiran, dasar utama agar mobil kokoh.
– Bahan: Plat besi hitam / Plat SS 400.
– Tebal: 3 mm – 4 mm (Wajib tebal agar kuat menahan beban body tinggi).
– Lebar: 100 mm – 120 mm (Sesuai lebar sayap sasis).
– Panjang: Menutupi sambungan minimal 20 cm ke kiri dan 20 cm ke kanan titik sambung.
– Cara Kerja:
– Las pelat menutupi sisi atas, bawah, kiri, dan kanan sasis.
– Gunakan teknik Las Titik (Stitch Weld) berjarak 5 cm agar sasis tidak melengkung karena panas, baru kemudian las penuh secara menyeluruh.
B. Pembuatan Stabilizer Sasis (Bentuk X)
– Fungsi: SANGAT PENTING! Mencegah sasis memuntir (torsion) dan mencegah body oleng saat belok atau jalan rusak, meskipun posisi mobil dibuat lebih tinggi.
– Bahan: Besi Siku 40x40x4 mm atau Pipa Besi Diameter 1 inchi (Ø 33,7 mm).
– Sudut Kemiringan: 45 Derajat (Standar geometri penguatan).
– Posisi:
– Dipasang di bagian bawah lantai, tepat di atas poros gardan atau di tengah wheelbase.
– Titik pertemuan tengah diberi pelat tebal 6 mm sebagai penguat utama.
– Pastikan las menyambung kuat ke main frame sasis.
2. PENYETELAN STIR & SUSPENSI DEPAN
(Steering Geometry & Alignment)
Kunci Agar Tinggi tapi Tidak Goyang
Rincian Ukuran Standar Modifikasi Gagah:
– Tie Rod & Drag Link: Diameter 22 mm – 25 mm (Gunakan Besi Full atau S45C agar tidak bengkok menahan beban tinggi).
– Sudut Caster: 8° – 9° Derajat (Disederhanakan sedikit lebih besar dari standar).
👉 Fungsi: Agar setir terasa berat mantap, mobil lurus kencang tidak goyang, dan shock absorber bekerja maksimal menahan ayunan.
– Sudut Camber: 1,5° – 2,5° Derajat
👉 Fungsi: Membuat tapak ban menyentuh aspal sempurna meskipun mobil ditinggikan, memberikan kesan lebar dan gagah.
– King Pin Inclination: 7° – 8° Derajat (Agar setir bisa kembali lurus sendiri).
Cara Pemasangan:
– Pasang rumah stir (Steering Box) sesuai marka asli, posisi baut harus presisi.
– Pastikan sektor gigi setir berada di posisi TENGAH (Neutral) saat roda lurus.
– Kencangkan baut dengan torsi pas, mainan sedikit (play) maksimal 1-2 cm di lingkar setir.
3. UKURAN STANDAR BODY & DIMENSI UMUM CJ7
(Spesifikasi Pabrik + Modifikasi Tinggi)
Berikut adalah ukuran akurat yang wajib dipatuhi agar proporsi body tetap indah dan gagah:
– Panjang Keseluruhan: ± 3.900 mm (390 cm) | Dari bumper depan ke bumper belakang.
– Lebar Keseluruhan: ± 1.740 mm – 1.800 mm (Bisa dilebarkan sedikit 2-3 cm tiap sisi agar makin gagah).
– Tinggi Mobil (Ground Clearance):
Target Kita: ± 240 mm – 260 mm dari tanah ke sasis.
👉 Efek: Mobil tampak menjulang, gagah, dan punya aura offroad yang keren.
– Wheelbase (Jarak As Roda): 2.370 mm – 2.380 mm (237 cm) | INI UKURAN PALING PENTING. Jangan diubah agar mobil tidak menarik ke samping.
– Track Width (Lebar Antar Ban): Depan: 1.440 mm / Belakang: 1.450 mm | Pastikan rata kiri-kanan agar stabil.
4. PEMASANGAN LANTAI (FLOOR PANEL)
A. Lantai Depan
– Ukuran Plat:
– Tebal: 1,2 mm – 1,5 mm (Plat Bondek/Standar).
– Panjang: 900 mm (90 cm) per sisi.
– Lebar: 750 mm (75 cm).
– Tinggi Lantai dari Sasis: ± 12 cm – 14 cm (Ditinggikan sedikit dari standar).
👉 Fungsi: Memberikan ruang lebih untuk body mount dan karet, membuat posisi duduk lebih tinggi (gagah) dan pandangan luas.
– Cara Pas:
– Tumpuk pada sasis bagian depan, sesuaikan dengan lubang baut body mount.
– Pastikan rata dengan teritisan samping (Side Sill).
B. Lantai Belakang
– Ukuran Plat:
– Panjang: 1.200 mm (120 cm).
– Lebar: 1.000 mm (100 cm).
– Cara Pas:
– Sambung dengan lantai depan pada bagian tunnel transmisi.
– Tinggi lantai harus RATA SEMPURNA, jangan ada yang timbul atau cekung.
5. PENYETELAN BODY KE SASIS
(Body Alignment & Gap Standard)
Ini tahap paling krusial. JANGAN LANGSUNG LAS PERMANEN!
1. Posisi Body:
– Angkat body perlahan, letakkan di atas karet body mount yang tebalnya 5cm – 7cm (Gunakan karet tebal agar empuk dan tinggi).
– Pastikan jarak body ke roda depan 18 cm – 22 cm dan ke roda belakang 22 cm – 27 cm rata kiri-kanan.
2. Ukuran Celah (Gap) Standar:
– Celah Pintu ke Rangka: 5 mm – 7 mm (Rata semua sisi).
– Celah Kap Mesin ke Grille: 8 mm – 10 mm.
– Celah Fender ke Body: 5 mm – 6 mm.
– Celah Tailgate (Pintu Belakang): 8 mm – 10 mm.
3. Tanda (Marking):
– Setelah posisi pas, pintu bisa tutup rapat, body tidak miring, beri tanda cat putih pada setiap lubang baut.
– Kunci dengan baut sementara sebelum dilepas kembali untuk pengecatan sasis.
6. PERAPIAN SASIS & KAKI-KAKI
(Underbody & Suspension Spec)
Kunci Kekenyalan & Kestabilan
Setelah body ditandai lalu diangkat kembali:
– Per (Leaf Spring):
– Ukuran Lebar Per: 63 mm – 65 mm (2,5 inchi) Standar Jeep.
– Jumlah Lembar: Depan 9 – 10 lembar, Belakang 11 – 12 lembar.
👉 Tips CIA GARAGE: Lembar per jangan terlalu banyak agar tidak keras/banting, tapi cukup agar mobil tidak limbung saat tinggi.
– Panjang Per Depan: 1.000 mm – 1.050 mm (1 meter).
– Panjang Per Belakang: 1.200 mm – 1.250 mm (1,2 meter).
– Jarak antar mata per disesuaikan dengan dudukan di sasis.
– Shockbreaker:
– Gunakan tipe Teleskopik atau Hydraulic dengan panjang extended 40 cm – 45 cm.
– Posisi pemasangan dibuat sedikit miring untuk menahan gaya lateral.
– Gardan & As Roda:
– Lebar Gardan Standar CJ7: 1.450 mm (dari mur as kiri ke mur as kanan).
– Sudut Kopel: Maksimal 15° Derajat saat posisi mobil standar.
– Oli Gardan: Isi sampai lubang cek luber (sekitar 1,5 liter – 2 liter).
7. INSTALASI REM & BAHAN BAKAR
– Pipa Rem: Ukuran 3/16 inchi (4,76 mm) standar SAE J526.
– Selang Rem Fleksibel: Panjang standar 30 cm – 35 cm depan, 35 cm – 40 cm belakang (Dipanjangi sedikit menyesuaikan tinggi mobil).
– Tangki Bensin: Kapasitas 76 Liter standar, posisi di bawah jok belakang.
– Posisi: Saluran rem dan bensin dijauhkan minimal 15 cm dari knalpot dan komponen panas.
8. PERAKITAN AKHIR & TES JALAN
– Jok: Jarak pedal ke jok disesuaikan agar kaki bisa menekan kopling/rem habis dengan lutut sedikit menekuk. Posisi duduk tinggi memberikan pandangan jalan yang jauh dan gagah.
– Tes Jalan:
– Cek bunyi sasis (harus senyap, tidak berdecit).
– Cek rem (harus pakem, tidak ngempos).
– Cek setir (kembali lurus otomatis, tidak menarik ke kiri/kanan).
– Cek ayunan: Saat melewati polisi tidur atau jalan rusak, mobil harus terasa EMPUK TAPI TIDAK LIMBUNG.
✅ PESAN PENTING DARI CIA GARAGE:
*”Kunci Mobil Gagah tapi Nyaman ada pada Keseimbangan.
1. Buat tinggi, tapi Wheelbase harus pas.
2. Buat gagah, tapi Sudut Caster & Camber harus tepat.
3. Sasis kuat, Stabilizer X wajib ada agar tidak patah atau memuntir.
Hasil akhirnya adalah mobil yang terlihat Macho, Tinggi, tapi saat dikendarai terasa Solid, Stabil, dan Nyaman seperti mobil baru.”*
●》Ulasan ini telah dikoreksi dan disempurnakan berdasarkan berbagai sumber referensi teknis otomotif dan pengalaman lapangan.
#RestorasiCJ7 #JeepCJ7 #CiaGarage #HNurKholis #ModifikasiJeep #JeepGagah #MobilTinggi #OffroadIndonesia #TeknikMekanik #IlmuOtomotif #SasisKuat #GeometriSasis #CasterCamber #BodyAlignment #RestorasiMobil #KakiKakiMobil #MobilMacho #JeepLovers #KomunitasJeep #TipsMekanik #BelajarLas #PanduanTeknis #OtomotifIndonesia #MobilAntik #JeepClassic #StabilDanNyaman #RuleOfTechnique #GarageLife #CustomJeep #4x4Life #IndonesiaOffroad #MekanikHandal #EdukasiOtomotif #ShareKnowledge #ViralOtomotif #FypOtomotif



