Depok, SUARABUANA.com Hari air sedunia yang di peringati setiap tanggal 22 Maret bertujuan menginspirasi tindakan untuk mengatasi krisis air dan Sanitasi serta meningkatkan kesadaran tentang 2,2 milyar jiwa yang hidup tanpa akses air bersih yang memadai. Juga meningkatkan kesadaran global tentang air tawar.
Tema Hari air sedunia 2026 adalah “AIR DAN GENDER”, menekankan air minum yang aman dan sanitasi sebagai hak asasi manusia mendasar dan pendorong penting kesetaraan gender yang secara langsung berkontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan.
Dikota Depok,peringatan Hari Air Sedunia diperingati oleh berbagai komunitas dan element masyarakat.
Setelah kemaren berlangsung acara susur sungai Ciliwung, maka hari ini Serikat Petani Depok bekerja sama dengan PDAM Tirta Asasta Depok juga menggelar kegiatan tanam pohon di pinggir Setu Patinggi yang berlokasi di kelurahan Leuwinanggung Kecamatan Tapos Kota Depok.
“Ya,hari ini dalam rangka Hari Air Sedunia,kami tanam beberapa jenis pohon di pinggir Setu Patinggi Tapos yang bertujuan untuk kelestarian alam dan lingkungan.”,Ujar Ketua Serikat Petani Depok ,Pardong.
Acara yang berlangsung Selasa,31 Maret 2026 ini diikuti oleh jajaran pengurus dan Anggota Serikat Petani Depok dengan membawa beberapa bibit antara lain Belimbing Wuluh, Nangka,Cempedak,Jambu Klutuk,dan pohon Tien.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM) Tirta Asasta Kota Depok yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini”,tambah Pardong.
Dirinya memaparkan bahwa kegiatan tanam pohon ini akan berlangsung selama 2 hari,yakni hari ini dan besok.
“Untuk besok,1 April,Kita akan Tanam Pohon di jalan dongkal dekat stadion Sukatani dan di pinggir kali Sunter Tapos”, tambahnya.(pd)



