BerandaDaerah Khusus JakartaKomite Anti Korupsi Indonesia Minta Polisi Periksa Mantan Ketua...

Komite Anti Korupsi Indonesia Minta Polisi Periksa Mantan Ketua BEI dan OJK

Jakarta, SUARABUANA.com Permasalahan IHSG yang anjlok berbuntut panjang. Saham saham gorengan yang berpotensi terdapat tindakkan kriminal mulai diusut.

Masalah transparansi dan potensi korupsi di pasar saham sudah menjadi perhatian internasional.

Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) yang melihat hal ini meminta para regulator juga diperiksa. Kondisi perusahaan Abal Abal yang bisa lolos melantai di bursa saham juga pasti melibatkan kongkalikong regulator dan lembaga investasi independen.

BEI sendiri sudah dicurigai oleh banyak pihak sebagai pihak yang turut serta melakukan tindakan kriminal. Mulai dari meloloskan perusahaan bodong untuk IPO sampai pada pengaturan operasional di bursa itu sendiri.

OJK juga menjadi target dari korupsi .
Terkuak nya banyak investasi bodong yang memiliki label “berijin OJK” menjadi bukti bahwa adanya kemungkinan OJK juga bermain.
Kasus DSI yang merugikan banyak nasabahnya harus diusut tuntas. Dimulai dari memeriksa regulator terkait.

Kerugian yang sangat besar disebabkan oleh “duo” regulator yang seharusnya mengawasi jalannya investasi berkelanjutan.

Indonesia sedang berkembang.
Oknum oknum yang memanfaatkan investasi masyarakat yang seharusnya bisa membangun bisnis di Indonesia harus diberantas. Atas kepercayaan investor kembali, dan tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan.

Investasi asing yang sudah keluar terhitung akibat kelalaian BEI sudah 13 T dan akan terus keluar. Mempengaruhi iklim investasi jangka panjang.
Kerugian kasus investasi Bodong DSI diperkirakan 1,4 T – 2,4 T.
Hanya dari 2 kasus, sudah merugikan puluhan Triliun.

KAKI mendesak Polri untuk segera menangkap Mantan Direktur BEI dan Ketua OJK karena sudah jelas ada tindakan kriminal dan merugikan Masyarakat dan Negara.(Fal)

suara buana
suara buanahttps://suarabuana.com/
https://suarabuana.com/