Depok, SUARABUANA.com Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Walikota Depok Supian Suri menghadiri Perayaan Natal Umat Kristiani Kota Depok di Gereja Bhetel Indonesia, Jalan Kamboja, Pancoranmas. Minggu (25/1/2026).
Perayaan Natal bersama mengudung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” Matius 1:21–24, sub tema “Keluarga sebagai Lentera Kasih: Merawat Kebersamaan di Kota Depok, Menuju Masa Depan Penuh Harapan.”
Kehadiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Walikota Depok Supian Suri di dampingi anggota DPRD Jawa Barat Pradi Supriatna Kemenag Kristen Provinsi Jawa Barat Pendeta Harapan Nainggolan Mth, Kapolres Metro Kota Depok Kombes Pol. Abdul Waras, Dandim O508 Kota Depok kolonel inf, Triyono Iqbal Sip MSI, Kepala Kejaksaan Negeri Depok Dr Arif Budiman SH,MH, ketua, Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta, SH M.hum, anggota DPRD kota Depok khususnya yang beragama Kristen Hendrik Tangke Allo Samuel Ronaldo Situmorang, Edi Sitorus Fransiskus Samosir, gembala GBI Kamboja Depok, Ir, Yongki Topan Wijaya penyelenggara pendidikan Katolik Kota Depok, Kandepag Kota Depok H, Hasan Basri, para pendeta, Romo serta para hamba Tuhan Love Bird, tujuh Aras yang ada sekitar 200-an Gereja di Kota Depok berbagai paroki sekretariat serta para jema’at.
Acara di pandu oleh MC Natasha menyebut, perayaan Natal tahun kali ini sangat spesial karena kedatangan tokoh yang menjunjung pluralisme yaitu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Renova Serie Donie ketua panitia pelaksana menyampaikan ucapan terimakasih kasih atas kehadiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Walikota Depok. Undangan tersebar sebanyak 2.500.
Dalam sambutan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan tentang sebuah pesan bahwa hidup itu harus saling memuliakan, harus saling mendoakan, saling mengasihi, katanya.
Karena lanjut Dedi. ajaran agama itu termasuk ajaran yang disampaikan oleh Yesus, intinya adalah mengajarkan kesetiaan, inti agama itu cinta dan kasih, sehingga malam hari ini dalam sejarah Kota Depok Pak Walikota didukung oleh Kapolres Metro Kejaksaan, Kodim, Pradi Supriatna dan jajaran DPRD kota Depok mempersembahkan cinta Di mana pemimpin hadir di tengah-tengah warganya yang melakukan Natal bersama.
” ini adalah sejarah peradaban baru Kota Depok menyongsong kota terbuka toleran saling mencintai, dalam perayaan, peringatan keagamaan mengajak pada kebaikan, ngapain harus dilarang kegiatan yang bener, nggak pernah ada perayaan natal bersama kemudian terjadi tawuran. Sebab, perayaan natal bersama, pesannya pasti cinta dan kasih.
Usai berpidato, Dedi menyumbang untuk paduan suara rindu purnama dan tarian dari sanggar seni serta yatim piatu total BS antuan sebanyak 60 juta. (BG)



