Oleh Mas Bro Bogor Raya.
●》 Tukang Kayu Pinggiran Jalan Sukahati
Ibu Inggit Garnasih Adalah : Wanita hebat, tangguh, Beprinsip Dan Berkarakter. Beliau lebih tua 12 tahun dari Bung Karno. 20 tahun hidupnya penuh liku, ia menjadi tulang punggung untuk hidup dan berjuang bersama Bung Karno.
Beliau Selalu Mengantar makanan serta menyelundupkan buku saat bung karno dipenjara di Sukamiskin, lalu mengikutinya ke Ende dan Bengkulu. Beliau berjualan bedak dan jamu demi kehidupannya.
Beliau tidak bisa memberikan keturunan, dan Bung Karno bertemu Gadis Belia Bernama Fatmawati. Lalu ingin menikahi. Tanpa menceraikan Ibu Inggit. Tanpa ragu, Ibu Inggit memilih bercerai pada tahun 1943.Beliau tidak mau dimadu dan rela melepaskan kesempatan Menjadi Ibu Negara.
Setelah berpisah, Ibu Inggit kembali menjenguk Bung Karno di masa akhir hidupnya (sekitar tahun 1960-an hingga wafatnya pada 1970), saat beliau sakit dan menjadi tahanan rumah di Wisma Yaso. Tanpa dendam, beliau memaafkannya dan berkata, “Yang lalu biarlah berlalu.”
Ibu Inggit tidak pernah tinggal di Istana Merdeka, tapi bertahta abadi dalam sejarah.Dari Sosoknya Mengajarkan Kita Tentang Makna Cinta Sejati.
□□□》Cinta yang tanpa pamrih akan Menjadi Dedikasi Dan perhatian demi orang tersayang tanpa mengharapkan apapun darinya.
– Cinta Yang Tulus Memberikan Makna Dengan Harga Diri. Beliau Lebih Memilih Berpisah Ketimbang Menerima Cinta Yang Harus Dibagi. ●》Baginya Martabat Tak Bisa Digantikan.
Namun Pemaafan Sebagai Puncak Cintanya. Dalam Melewati Rasa Sakit Masa Lalu. Karena Melihat Sisi Kemanusiaan Pada Orang Yang ia Cintai. □□□□□》 Hidup memang tak selalu sesuai harapan. Pilihan sulit tak bisa dihindari, namun nilai-nilai yang teguh akan meninggalkan jejak abadi.
Semoga Menginspirasi Kita Semua Salam
□□□》Hormat Dari Mas Bro Bogor Raya



