Grobogan, SUARABUANA.com – Dugaan kasus keracunan massal terjadi di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut mulai terdeteksi pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga saat ini.
Keracunan massal ini diduga kuat dipicu oleh konsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada para santri pada Jumat (9/1/2026). Sejumlah santri mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, dan diare sehingga membutuhkan penanganan medis.
Berdasarkan data sementara, total jumlah korban terdampak mencapai 362 orang. Rinciannya, dari SMP Unggulan PPMH Ngroto, santri putri sebanyak 129 orang dan santri putra 115 orang, dengan 27 orang di antaranya harus dirujuk ke fasilitas kesehatan.
Sementara itu, dari SMK Miftahul Huda, tercatat santri putri sebanyak 83 orang dan santri putra 35 orang, dengan 29 orang dirujuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Para korban mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RS Getas Pendowo Gubug, Puskesmas Gubug I, Puskesmas Gubug II, Klinik Wahyu Jeketro, Puskesmas Kedungjati, serta RSUD Grobogan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan penanganan intensif terhadap para korban serta menyelidiki penyebab pasti keracunan. Sampel makanan diduga telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan sumber keracunan.
Pihak pesantren dan instansi terkait mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari penyelidikan yang sedang berlangsung.(red)



